BANK BNP KATANA JAKARTA 2015

BANK BNP KATANA JAKARTA 2015

KTA Bank BNP KATANA adalah Kredit Tanpa Agunan dari Bank BNP yang ditujukan untuk perorangan yang telah memiliki fasilitas Kartu Kredit dengan min. limit Kartu Kredit Rp.6 juta. Pinjaman dana tunai ini bisa sampai dengan Rp. 100 Juta dan memberikan keleluasaan jangka waktu hingga 36 bulan.

A. Dokumen :

1. Copy KTP & Kartu Keluarga (yang masih berlaku, min 30 hari)
2. Copy NPWP
3. Copy kartu kredit bagian depan dengan Limit Minimal 6 Juta & Billing Tagihan 1 Bulan Terakhir serta Pemakaian 1 Bulan terakhir tdk lebih dari 80% & tidak pernah Over Limit serta Pembayaran Kartu Kreditnya Lancar.
4. Copy cover bagian dalam buku tabungan bagian depan

B. Persyaratan:
1. Warga Negara Indonesia
2. Usia min 21 tahun/sudah menikah – 55 tahun (karyawan) dan 65 tahun (wiraswasta/profesional) s/d kredit berakhir
3. Status karyawan tetap, profesional, dan wiraswasta
4. Memiliki Telepon Kantor/TempatUsaha & Telepon Rumah PSTN
5. Bunga 29% efektif/tahun
6. Minimum penghasilan Rp. 5 Juta/Bulan
7. Limit kartu kredit minimal Rp. 6 Juta dan minimal kepesertaan Min 1 Tahun.

C. Risiko :
Keterlambatan membayar angsuran akan menimbulkan risiko denda

D. Biaya :
Nasabah dikenakan biaya :
1. Administrasi Rp.50.000,-
2. Provisi 3,5%
3. Biaya pelunasan dipercepat 5% dari sisa pinjaman
4. Tanggal angsuran sesuai dengan tanggal pencairan

BNP GENERAL EXTRA

KTA BANK BNP General Extra

UNTUK ANDA YANG BELUM PUNYA KARTU KREDIT

KTAGeneral Extra adalah fasilitas pinjaman dana tunai tanpa jaminan untuk perorangan yang berprofesi sebagai karyawan tetap dan karyawan kontrak & Karyawan Tetap yang memiliki Gaji Minimal diatas Rp. 3 Juta. Pinjaman yang mudah dan fleksibel ini mampu memberikan kemudahan pinjaman hingga Rp. 25 Juta dengan jangka waktu hingga 36 bulan.
A. Persyaratan Dokumen :

1. Copy KTP (yang masih berlaku, min 30 hari)

2. Asli Slip gaji 1 bulan terakhir atau Surat Keterangan Penghasilan Yang Asli
3. Asli Surat Keterangan Bekerja dari tempat bekerja
4. FotoCopy Surat Perjanjian Kontrak Kerja untuk Karyawan Kontrak / SK.Karyawan

Tetap yang telah memiliki Usia Kerja lebih dari 18 Bulan.

5. Cover Buku Tabungan Payroll & Printout Rekening Koran (Tabungan Payroll) Terbaru.

6. Copy NPWP

7. Coverage Area Nasional.

B. Persyaratan Umum :
1. Warga Negara Indonesia
2. Usia min 21 tahun/sudah menikah – 55 tahun (s/d kredit berakhir)
3. Status karyawan tetap maupun kontrak
4. Minimum penghasilan > Rp. 3 Juta/bulan
5. Khusus karyawan kontrak, min sisa masa kontrak 8 bulan.
C. Spesifikasi Produk :

1. Jumlah Pinjaman : Karyawan Tetap = Rp.1-25 juta (kelipatan Rp.100.000)
Karyawan Kontrak = Rp.1-10 juta (kelipatan Rp.100.000)
2. Jangka Waktu : Karyawan Tetap = 6 bulan – 36 bulan (kelipatan 6 bulan)
Karyawan Kontrak = 6 bulan
3. Biaya Administrasi : Rp.50.000
4. Provisi : 3% flat selama jangka waktu kredit
5. Biaya Pelunasan dipercepat : 5% dari sisa kredit

Hubungi Segera :
1. Astirini Apriani.,S.H., PIN BB:5548A4E9, NO.HP; 08380805121,

2. Mohamad Abduh.,.S.E., 081281239205

>> Proses Kreditnya Maksimal 5-8 Harikerja dari Dokumen Lengkap, Khusus Wilayah Jabodetabekka, Cikampek & Kerawang Dokumen Persyaratan bisa dijemput & jika diluar Jabodetabekka Dokumen Persyaratan & Biodata diri beserta No.Hape yang bisa di hubungi, Silahkan Anda bisa kirimkan ke Alamat

E-mail Kami di; globalautocars.2014@gmail.com & setelah itu konfrimasi SMS ke: 081281239205, PIN BB: 5548A4E9 & NO.HP; 08380805121, jangan lupa menyebutkan nama lengkap Anda. Coverage Area Wilayah Pelayanan Nasional se Indonesia.

Sabtu, 06 Juni 2015

Aburizal Bakrie

Aburizal Bakrie

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Aburizal Bakrie
Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Republik Indonesia ke-14
Masa jabatan
7 Desember 2005 – 21 Oktober 2009
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
Didahului oleh Alwi Shihab
Digantikan oleh Agung Laksono
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia ke-10
Masa jabatan
21 Oktober 2004 – 6 Desember 2005
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
Didahului oleh Dorodjatun Kuntjoro-Jakti
Digantikan oleh Boediono
Ketua Umum Partai Golkar ke-9
Masa jabatan
9 Oktober 2009 – 3 Maret 2015
Didahului oleh Jusuf Kalla
Digantikan oleh Agung Laksono
Informasi pribadi
Lahir 15 November 1946 (umur 68)
Bendera Indonesia Jakarta, Indonesia
Partai politik Golongan Karya
Suami/istri Tatty Murnitriati
Anak Anindya Novyan Bakrie
Anindhita Anestya Bakrie
Anindra Ardiansyah Bakrie
Agama Islam
Tanda tangan
Sosial media
Situs web icalbakrie.com
Ir. H. Aburizal Bakrie, yang juga akrab dipanggil Bakrie, Ical, atau ARB (lahir di Jakarta, 15 November 1946; umur 68 tahun), adalah pengusaha Indonesia yang merupakan Ketua Umum Partai Golkar sejak 9 Oktober 2009. Ia pernah menjabat Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat dalam Kabinet Indonesia Bersatu. Sebelumnya ia juga pernah menjabat sebagai Menteri Koordinator Perekonomian dalam kabinet yang sama, namun posisinya berubah dalam perombakan yang dilakukan presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 5 Desember 2005.
Ia adalah anak sulung dari keluarga pengusaha Achmad Bakrie yang berasal dari Lampung. Selepas menyelesaikan kuliah di Fakultas Elektro Institut Teknologi Bandung pada tahun 1973, Ical memilih fokus mengembangkan perusahaan keluarga, dan terakhir sebelum menjadi anggota kabinet, ia memimpin Kelompok Usaha Bakrie dari tahun 1992 hingga 2004. Selama berkecimpung di dunia usaha, Ical juga aktif dalam kepengurusan sejumlah organisasi pengusaha. Sebelum memutuskan meninggalkan karier di dunia usaha, ia menjabat sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) selama dua periode (1994-2004).
Pada tahun 2004, Ical memutuskan untuk mengakhiri karier di dunia usaha setelah mendapat kepercayaan sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Kabinet Indonesia Bersatu. Kemudian, pada tanggal 7 Desember 2005, setelah dilakukannya penyusunan ulang kabinet, ia diangkat sebagai Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat, dan setelah terpilih sebagai Ketua Umum Partai Golkar pada tahun 2009, waktu dan energinya tercurah untuk mengurus partai. Pada tahun 2012, ia ditetapkan sebagai calon presiden partai Golkar untuk pemilihan umum presiden Indonesia 2014.
Menurut daftar yang dirilis oleh majalah Forbes pada tahun 2007, Bakrie adalah orang terkaya di Indonesia. Bahkan menurut majalah Globe Asia pada tahun 2008, Bakrie adalah orang terkaya di Asia Tenggara. Namun, krisis keuangan global pada tahun 2008 segera menjatuhkan peringkat Ical, dan pada tahun 2012 ia tidak lagi bertengger di daftar orang terkaya di Indonesia.
Di Indonesia, Bakrie adalah figur yang kontroversial karena dianggap bertanggung jawab atas peristiwa semburan lumpur Sidoarjo. Perusahaannya juga terlibat dalam kasus tender operator Sambungan Langsung Internasional (SLI), tunggakan royalti batu bara, dan kasus pajak Bumi.

Daftar isi

Kehidupan awal

Bakrie lahir pada tanggal 15 November 1946 di Jakarta, Indonesia, sebagai putra sulung dari pasangan Achmad Bakrie dari Lampung[1] dan Roosniah Nasution dari Sumatra Utara.[2] Bisnis yang nantinya akan diwarisi oleh Bakrie dirintis oleh ayahnya pada tahun 1942 di Teluk Betung, Lampung.[3] Bisnis yang didirikan pada saat itu adalah bisnis kopi, karet, dan lada.[3]
Ia mengambil jurusan teknik elektro di Institut Teknologi Bandung (ITB) dan berhasil menyelesaikan pendidikannya pada tahun 1973.[4][5] Selama mengenyam pendidikan di ITB, Bakrie pernah menjadi anggota Dewan Mahasiswa.[5] Ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Senat Mahasiswa Elektro ITB, Ketua Dewan Mahasiswa ITB, salah satu pendiri Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), dan ketua HIPMI ketiga.[6]

Karier bisnis

Pada tahun 1972, Bakrie bergabung dengan PT Bakrie & Brothers Tbk yang kini dikenal dengan nama Bakrie Group.[5] Perusahaan tersebut didirikan oleh ayahnya Achmad Bakrie. Antara tahun 1972 hingga 1974, ia menjadi asisten dewan direksi PT Bakrie & Brothers, sementara dari tahun 1974 hingga 1982 ia adalah direktur PT. Bakrie & Brothers.[7] Dari tahun 1982 hingga 1988, ia menjadi wakil direktur utama PT. Bakrie & Brothers, dan dari tahun 1988 hingga 1992 ia menjadi direktur utama PT. Bakrie & Brothers,[7] walaupun pada tahun 2000 ia kembali mengemban jabatan tersebut.[5] Ia juga merupakan direktur utama PT. Bakrie Nusantara Corporation dari tahun 1989 hingga 1992 dan Komisaris Utama Kelompok Usaha Bakrie dari tahun 1992 hingga 2004.[7]
Di bawah kepemimpinannya, bisnis Bakrie Group merambah bidang pertambangan, kontraktor, telekomunikasi, informasi, industri baja, dan media massa[1] (termasuk televisi[8] dan jejaring sosial Path[9]). Berkat bakat bisnisnya pula pada tahun 2006 ia mulai memasuki daftar orang terkaya di Indonesia yang dirilis oleh Forbes.[10] Saat itu ia menempati posisi keenam dengan kekayaan sekitar $1,2 miliar.[10] Kemudian, dalam kurun waktu setahun, Bakrie berhasil menjadi orang terkaya di Indonesia dengan kekayaan bersih sebesar $5,4 miliar.[11] Bahkan menurut majalah Globe Asia pada tahun 2008, dengan jumlah kekayaan senilai $9,2 miliar atau Rp 84,6 triliun, Bakrie merupakan orang terkaya di Asia Tenggara dan mengalahkan Robert Kuok (orang terkaya di Malaysia dengan kekayaan $7,6 miliar), Teng Fong (terkaya di Singapura dengan kekayaan $6,7 miliar), Chaleo Yoovidya (terkaya di Thailand dengan kekayaan $3,5 miliar), dan Jaime Zobel de Ayala (terkaya di Filipina dengan kekayaan $2 miliar).[12] Kekayaan Bakrie pada saat itu meningkat pesat karena saham salah satu anak usaha PT Bakrie and Brothers (PT Bumi Resources Tbk atau BUMI) menanjak dari sekitar Rp 300 per lembar pada tahun 2004 menjadi Rp 5.900 per saham pada tahun 2007.[10] Namun, dalam daftar yang dirilis oleh majalah Forbes pada tahun 2008, peringkat Bakrie turun ke peringkat kesembilan.[13] Hal ini disebabkan oleh krisis perbankan global, jatuhnya harga komoditas, dan hengkangnya para penanam modal, sehingga saham perusahaan-perusahaan Bakrie mengalami penurunan sebesar 90%.[14] Walaupun pada tahun 2009 ia sempat menduduki peringkat keempat,[15] peringkat Bakrie merosot dari peringkat kesepuluh pada tahun 2010 menjadi peringkat ketigapuluh pada tahun 2011, dengan penurunan jumlah kekayaan sebesar $1,2 miliar atau 57 persen.[16] Pada tahun 2012, ia tidak lagi menjadi bagian dari daftar 40 orang terkaya menurut Forbes.[17] Hal ini terkait dengan utang yang harus dibayar oleh PT Bumi Resources, terutama setelah harga saham Bumi turun 70%.[17]

Karier politik

Bakrie sedang bersalaman dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 8 Mei 2013.
Bakrie saat masih menjabat sebagai Menkokesra.
Dari tahun 1991 hingga 1995, Bakrie dua kali menjabat sebagai Presiden Forum Bisnis ASEAN,[18] sementara dari tahun 1996 hingga 1998 ia menjadi Presiden Asean Chamber of Commerce & Industry.[12] Bahkan Bakrie juga dua kali menjabat sebagai anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) untuk periode 1988-1993 dan 1993–1998.[12]
Setelah sebelumnya menjadi Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) bidang Industri dan Industri Kecil dari tahun 1988 hingga 1993,[12] Bakrie pernah dua kali menjabat sebagai Ketua Umum KADIN dari tahun 1994 hingga 2004.[18] Selama menjabat sebagai ketua KADIN, ia berhasil menyelesaikan kasus penyelundupan gula, kayu, dan beras.[1] Selain itu, ia memimpin kooperasi sektor swasta dengan pemerintah dan memperhatikan pengembangan usaha kecil dan menengah.[18] Lebih lagi, sebagai ketua KADIN, ia mencoba menjadikan Indonesia sebagai tempat yang kondusif untuk berbisnis.[18] Menurutnya, masalah pengangguran merupakan masalah serius yang hanya dapat diselesaikan dengan mengembangkan iklim investasi yang mendukung.[18] Untuk melakukan hal ini, menurut Bakrie diperlukan perbaikan lingkungan buruh, reformasi pajak, peningkatan keamanan, penegakan hukum yang kuat, dan restrukturisasi program otonomi daerah.[18]
Sebagai anggota partai Golkar, Bakrie pernah mencoba untuk menjadi calon presiden partai Golkar pada tahun 2004.[19] Saat itu Bakrie harus bersaing dengan Wiranto, Prabowo Subianto, Akbar Tandjung, dan Surya Paloh.[19] Namun, konvensi tersebut dimenangkan oleh Wiranto setelah mendapatkan suara sebesar 315.[19] Walaupun gagal, Bakrie kemudian menjabat sebagai anggota Dewan Penasehat DPP Partai Golkar periode 2004-2009.

Menko Perekonomian

Pada tahun 2004, Bakrie berhenti dari PT Bakrie & Brothers Tbk sebelum akhirnya ditunjuk sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia.[18] Penunjukannya oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada awalnya sempat menimbulkan kegelisahan.[20] Segera setelah menjadi bagian dari kabinet Susilo Bambang Yudhoyono, Bakrie melancarkan kebijakan baru yang dimaksudkan untuk mengurangi jumlah orang miskin di Indonesia sebanyak 3% dengan mengurangi subsidi BBM dan sebagai gantinya memberi bantuan keuangan kepada sekitar enam juta orang.[21] Bakrie meyakini bahwa pemerintah perlu meningkatkan harga BBM secara perlahan agar subsidi BBM tidak membebani APBN sementara mendekatkan harga BBM dengan harga internasional.[22] Pada Oktober 2005, setelah dua kali dinaikkan, harga BBM meningkat sebesar 126%.[23] Standard & Poor's menganggap kenaikan tersebut diperlukan untuk mengurangi tekanan pada anggaran pendapatan dan belanja negara.[24]
Bakrie juga mencoba mengakhiri perseturuan antara ExxonMobil Corporation dan PT Pertamina.[25] Kedua perusahaan tersebut berselisih mengenai pembagian keuntungan dan pengoperasian di Blok Cepu.[26] Bakrie berjanji bahwa pemerintah baru ingin menyelesaikan masalah di Cepu dan masalah lain yang terkait dengan perusahaan internasional untuk memperbaiki iklim investasi di Indonesia.[27]
Menurut Keith Loveard dari Concord Consulting, selama menjabat Bakrie mendukung kebijakan-kebijakan pasar bebas dan menentang subsidi BBM.[28]

Menkokesra

Setelah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyusun kembali kabinetnya pada tahun 2005, Bakrie diangkat menjadi Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Republik Indonesia. Pada Mei 2008, Bakrie menyatakan bahwa pemerintah memberikan bantuan langsung tunai senilai 14,1 triliun rupiah kepada 19 juta keluarga miskin untuk membantu mereka menghadapi kenaikan harga BBM.[29]

Ketua Golkar

Pada tanggal 8 Oktober 2009, dalam Musyawarah Nasional (Munas) VIII di Pekanbaru, Riau, Bakrie terpilih sebagai Ketua Umum Partai Golkar setelah mengalahkan Surya Paloh, Yuddy Chrisnandi, Hutomo Mandala Putra.[7] Ia berhasil meraih 296 suara (lebih dari 55 persen), sementara Surya Paloh mendapatkan 240 suara dan dua pesaing lainnya tidak mendapat suara satupun.[7] Bakrie menjanjikan bahwa Golkar akan memenangkan pemilihan kepala daerah gubernur, bupati, dan wali kota di seluruh Indonesia, serta memilih kader partai yang terbaik dan terpopuler untuk maju dalam setiap pilkada atau pemilu.[7] Ia juga menyatakan dalam pidato politiknya saat penutupan Munas VIII bahwa terdapat empat program yang akan ia lakukan untuk Golkar, yaitu:[7]
  1. Konsolidasi (baik vertikal maupun horizontal): semua kader dan pengurus di pusat dan daerah harus menyatu, disiplin, dan mengikuti garis partai dengan menghormati kesepakatan partai[7]
  2. Kaderisasi: pemilihan kader terbaik Golkar di seluruh Indonesia dan pada saat yang sama pencetakan kader baru melalui kaderisasi[7]
  3. Melakukan kreativitas dan ketajaman ide serta gagasan: perumusan solusi yang kreatif melalui ide-ide yang cemerlang[7]
  4. Memenangkan pemilu, pemilihan presiden, dan pemilihan kepala daerah. Menurutnya, Golkar harus "menguningkan Indonesia"[7]
Di bawah kepemimpinan Ical, partai Golkar berhasil meraih suara sebesar 18.432.312 atau 14,75 persen dalam pemilihan umum legislatif Indonesia 2014.[30] Jumlah ini lebih besar 0,3 persen dari jumlah suara Golkar dalam pemilihan umum legislatif Indonesia 2009. Akan tetapi, persentase ini berada jauh di bawah target partai, yaitu 30%.[31] Selain itu, jumlah kursi yang diperoleh Golkar juga menurun dari 106 kursi menjadi 91 kursi.[32] Terkait hal tersebut, Bakrie secara resmi meminta maaf kepada seluruh pengurus partai dalam rapat pimpinan nasional Golkar VI.[31][32]

Visi 2045

Di bawah pimpinan Aburizal Bakrie, partai Golkar menghasilkan cetak biru yang disebut "Visi Indonesia 2045: Negara Kesejahteraan", yang dimaksudkan sebagai aksi partai menuju tahun 2045.[33] Visi ini memprioritaskan reformasi birokrasi, pendidikan, kesehatan, industri, pertanian, kelautan, infrastruktur, usaha mikro kecil menengah, dan koperasi.[33] Keseluruhan prioritas ini dilaksanakan dan diintegrasikan melalui "Catur Sukses Pembangunan Nasional", yaitu pertumbuhan, pemerintahan, stabilitas, dan nasionalisme baru.[33] Sementara itu, pokok-pokok strategi yang dikembangkan dalam visi ini meliputi pembangunan Indonesia dari desa, penguatan peran negara, pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, pemerataan pendapatan di antara masyarakat, pemerataan pembangunan antar daerah dan antar wilayah, pendidikan dan kesehatan yang berkualitas, penguatan komunitas dalam kerangka program pemberdayaan, pembangunan berkelanjutan yang berbasis "ekonomi biru" dan "ekonomi hijau", penegakkan hukum dan hak asasi manusia, pengembangan industri berbasis IPTEK dan inovasi berdaya saing tinggi, dan revitalisasi pertanian pangan dan niaga.[33]
Rencana dalam visi ini sendiri dibagi menjadi tiga tahap.[33] Pada dasawarsa pertama, akan dibangun landasan menuju negara maju, sementara pada dasawarsa kedua akan dilakukan percepatan pembangunan.[33] Pada dasawarsa ketiga, Indonesia akan dimantapkan sebagai negara maju.[33] Beberapa indikator digunakan untuk mengukur keberhasilan tahapan-tahapan tersebut, seperti pertumbuhan ekonomi, pendapatan per kapita, tingkat pengangguran, angka kemiskinan, harapan hidup, koefisien Gini, dan Indeks Pembangunan Manusia.[33]
Indikator 2012 2015-2025 2025-2035 2035-2045
Pertumbuhan ekonomi 6,3% 8-9% 10-11% 6-7%
Pendapatan per kapita USD 3.797 USD 10.000-12.000 USD 21.000-23.000 USD 41.000-43.000
Rasio pajak/PDB 15,48 15-20 25-35 40-55
Rasio anggaran infrastruktur/PDB 1,28 5 7 10
Tingkat pengangguran 6,14 4-6% 4% 4%
Angka kemiskinan 11,66 5-8% 2-3% 1-2%
Pendidikan tinggi
(berdasarkan Angka Partisipasi Kasar)
17,28 25 35 45
Harapan hidup 69 75 78 82
Pembangkit listrik
(ribu Mw)
35 45-60 70-80 100-120
Panjang jalan aspal
(ribu km)
230 255 275 300
Panjang rel kereta api
(ribu km)
4,8 6,5 8 12
Koefisien Gini 0,41 0,35 0,31 0,28
Indeks Pembangunan Manusia 0,62 0,80 0,86 0,91
Energi alternatif 8,4 15 25 40

Pemilihan Umum Presiden Indonesia 2014

Pertengahan tahun 2010, hasil liputan media mengindikasikan bahwa Aburizal Bakrie mengincar untuk menjadi kandidat presiden dari Partai Golkar dalam pemilihan umum Presiden Indonesia 2014.[34][35] Setelah itu, Bakrie berulang kali menyatakan keinginannya untuk pencalonan presiden[36] Media juga melaporkan bahwa Partai Golkar sudah memulai pencarian pasangan Bakrie sebagai wakil presiden,[37]mengenalkan nama-nama seperti Sri Sultan Hamengkubuwana X, Gubernur D.I. Yogyakarta saat ini,[38] Pramono Anung, sekretaris jendral DPP PDIP, Dahlan Iskan, Menteri Badan Usaha Milik Negara saat ini, dan juga Edhie Baskoro Yudhoyono, putera bungsu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.[39]
Ketua Dewan Penasehat Partai Golkar, Akbar Tanjung, mengkritik keputusan di awal Oktober 2011 ketika kongres partai memilih Bakrie sebagai kandidat pilihan tanpa memperkenankan orang lain untuk mengikuti pemilihan kandidat. Akbar Tanjung menyebutkan proses tersebut sebagai tindakan tidak demokratis. Kritik tersebut juga disuarakan oleh beberapa anggota partai lainnya, termasuk beberapa anggota dalam tingkatan regional.[40] Bakrie merespon kritik tersebut dengan mengatakan bahwa itu adalah "serangan politik" dan The Jakarta Post menjelaskan pernyataan Bakrie tersebut sebagai sikap tak acuh.[41]
Pada tanggal 29 Juni 2012 dalam Rapat Pimpinan Nasional Partai Golkar di Bogor, Bakrie ditetapkan sebagai calon presiden dari Partai Golkar.[42][43] Dalam usaha untuk mengakhiri spekulasi tentang kemungkinan pasangan Bakrie sebagai calon wakil presiden,[44] Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Agung Laksono mengesampingkan pemilihan kandidat calon wakil presiden hingga tahun 2013.[45] Namun, jajak pendapat memperlihatkan bahwa urutan Bakrie berada di bawah calon presiden lainnya.[46][47] Misalnya, menurut survei yang dilakukan oleh Soegeng Sarjadi Syndicate pada tanggal 3-22 Juli 2013, elektabilitas Bakrie tercatat hanya 4,23% dibandingkan elektabilitas Joko Widodo sebesar 25,48%, Prabowo Subianto sebesar 10,52%, dan Jusuf Kalla sebesar 5,69%.[48] Selain itu, pada 14-25 Februari 2014, menurut survei Indobarometer yang didasarkan pada simulasi 13 nama calon presiden, Aburizal Bakrie menempati peringkat ketiga dengan persentase sebesar 12,5 persen, sementara Joko Widodo menempati peringkat pertama dengan persentase 34,8% dan Prabowo pada peringkat kedua dengan persentase 17,4%.[49] Survei Indobarometer juga menunjukkan bahwa dalam skala penilaian dari 1 hingga 10, integritas moral Aburizal Bakrie dianggap rendah dengan skor 6,00, sementara keterampilan politiknya mendapatkan skor 6,58, penampilan 6,56, komunikasi politik 6,51, ketegasan, kepemimpinan, dan intelektualitas 6,47, stabilitas emosi 6,45, visioner 6,29, dan empati sosial 6,04.[50] Akan tetapi, menurut survei Indobarometer pada Desember 2013, elektabilitas Bakrie masih mengungguli calon dari partai Golkar lainnya, seperti Jusuf Kalla, Akbar Tandjung, Agung Laksono, Theo L. Sambuaga, Fadel Muhammad, dan Syarif Cicip Sutardjo.[51]
Akibat elektabilitas Bakrie yang rendah, muncul pergolakan di internal Golkar.[52] Ketua DPP Partai Golkar Priyo Budi Santoso sendiri menyatakan bahwa evaluasi dapat terjadi dan semua tergantung perolehan saat pemilihan umum legislatif.[52] Bahkan muncul isu bahwa bila Golkar tidak mendapatkan cukup suara dalam pemilu legislatif pada tanggal 9 April 2014, kelompok yang tidak puas dengan Bakrie berencana menjatuhkan Bakrie.[53][54]
Setelah pemilihan umum legislatif 2014, Bakrie sempat menjalin komunikasi dengan Prabowo Subianto, calon presiden dari partai Gerindra.[55] Mereka menjajaki kemungkinan koalisi dalam mengusung calon presiden dan wakil presiden.[56] Bakrie sendiri telah memberi sinyal bahwa ia siap menjadi cawapres Prabowo.[56] Namun, perbincangan tersebut tidak membuahkan hasil.[57] Kemudian, pada tanggal 13 Mei 2014, Bakrie mengumumkan di Pasar Gembrong, Johar Baru, Jakarta, bahwa partai Golkar siap mendukung pencalonan Joko Widodo.[58] Namun, keadaan kembali berubah setelah Menteri Perindustrian Mohamad Suleman Hidayat menyatakan bahwa Golkar dan Demokrat akan membentuk poros baru dengan mencalonkan pasangan Bakrie-Pramono Edhie Wibowo.[59] Akhirnya, pada tanggal 19 Mei 2014, Golkar memutuskan akan mendukung pencalonan Prabowo Subianto.[60] Sebagai gantinya, Prabowo menjanjikan jabatan "Menteri Utama" kepada Bakrie,[61] yang kemudian dikritik karena dianggap bertentangan dengan sistem presidensial.[62]
Program
Dalam upayanya untuk menjadi presiden, Bakrie mengungkapkan agenda proteksionisme dan meyakini bahwa Indonesia perlu menyimpan sumber daya alamnya (seperti gas alam) untuk memperkuat industri dalam negeri.[28] Dalam wawancaranya dengan Bloomberg, ia menyatakan bahwa "saya akan menggunakan gas ini terlebih dahulu dan akan mengekspor sisanya."[28] Bakrie juga mengutarakan niatnya untuk melanjutkan program presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang membatasi ekspor mineral mentah untuk mengubah Indonesia dari negara pengekspor bahan baku menjadi produsen barang industri.[28]
Bakrie meyakini bahwa Indonesia harus mengembangkan infrastruktur (termasuk pengilangan minyak) dan memiliki posisi fiskal yang lebih agresif.[28] Ia juga menyatakan niatnya untuk membangun desa-desa dan memperbaiki sasaran subsidi bahan bakar dan makanan.[28]

Kontroversi

Lumpur Sidoarjo

Sekolah yang hancur akibat semburan lumpur.
Lumpur panas Sidoarjo mulai menyembur pada tanggal 29 Mei 2006 di Sidoarjo, Jawa Timur.[63] Pada puncaknya, setiap harinya 180.000 meter kubik lumpur panas menyembur, sehingga menenggelamkan desa-desa dan membuat 13.000 keluarga kehilangan rumahnya.[63] Peristiwa ini diduga disebabkan oleh aktivitas pengeboran PT Lapindo Brantas di sumur eksplorasi gas Banjar-Panji-1 yang terletak sekitar 150 m dari pusat semburan.[63] Nama Bakrie dikaitkan dengan peristiwa ini karena keluarga Bakrie merupakan pemegang saham utama di perusahaan tersebut.[64]
PT Lapindo Brantas mengklaim bahwa gempa bumi Yogyakarta dua hari sebelumnya merupakan pemicu peristiwa ini.[65] Menurut mereka, gempa dengan kekuatan 6,3 Skala Richter tersebut mengaktifkan kembali patahan yang sebelumnya tidak aktif dan menimbulkan rekahan bawah tanah sehingga lumpur dapat menyembur ke permukaan.[65] Lapindo juga mengklaim bahwa aktivitas mereka tidak terkait dengan semburan, sehingga mereka tidak perlu membayar kompensasi.[65] Bakrie saat masih menjabat sebagai Menkokesra juga berulang kali menyatakan argumen serupa.[66][67] Namun, tim geolog dari Britania Raya menolak argumen Lapindo dan menyimpulkan bahwa kejadian gempa bumi tersebut hanya kebetulan saja.[68] Walaupun gempa tersebut dapat menimbulkan rekahan baru dan melemahkan strata di sekitar sumur Banjar-Panji-1, gempa tersebut tidak dapat menyebabkan pembentukan rekahan hidrolik yang menghasilkan lubang utama yang terletak sejauh 200 m (660 ft) dari lubang pengeboran. Selain itu, tidak terdapat gunung api lumpur lain di Jawa setelah terjadinya gempa bumi dan situs pengeboran tersebut terletak sejauh 300 km (190 mi) dari episenter gempa. Intesitas gempa di situs pengeboran diperkirakan sebesar 2 Skala Richter, yang efeknya kurang lebih sama dengan truk besar yang melintasi wilayah tersebut.[69] Laporan yang ditulis oleh ilmuwan Britania, Amerika, Indonesia, dan Australia pada Juni 2008 juga menyimpulkan bahwa peristiwa lumpur Sidoarjo bukan bencana alam, tetapi disebabkan oleh pengeboran minyak dan gas.[70] Walaupun demikian, publikasi terakhir yang ditulis oleh tim peneliti dari Jerman dan Swiss memberikan kesimpulan yang berbeda.[71] Dengan menggunakan pendekatan propagasi gelombang numerik, mereka menyimpulkan bahwa semburan lumpur terjadi akibat fenomena alam.
Secara hukum, pada 5 Juni 2006, MedcoEnergi (salah satu perusahaan partner di wilayah Brantas) mengirim surat kepada PT Lapindo Brantas yang menuduh bahwa Lapindo telah melanggar prosedur keamanan selama proses penggalian.[65] Segera setelah itu, wakil presiden Jusuf Kalla mengumumkan bahwa PT Lapindo Brantas dan pemiliknya Bakrie Group harus membayar kompensasi untuk ribuan korban lumpur Sidoarjo.[72] Beberapa eksekutif senior di perusahaan tersebut juga diperiksa karena perusahaan Lapindo telah membahayakan nyawa penduduk setempat.[73]
Setelah dinyatakan bertanggung jawab atas peristiwa ini, Bakrie Group mengumumkan bahwa mereka akan menjual PT Lapindo Brantas dengan harga $2, tetapi Badan Pengawas Pasar Modal (BPPM) mencegah hal tersebut.[74] Bakrie Group juga mencoba menjual perusahaan tersebut kepada sebuah perusahaan Freehold Group yang terdaftar di Kepulauan Virgin dengan harga $1 juta, tetapi transaksi ini lagi-lagi dicegah oleh BPPM.[74] Lapindo Brantas diharuskan membayar sebesar 2,5 triliun rupiah kepada para korban dan sekitar 1,3 triliun rupiah untuk menghentikan semburan.[75] Walaupun beberapa analis memperkirakan bahwa Bakrie Group akan menyatakan Lapindo bangkrut agar tidak harus membayar biaya untuk menghentikan semburan,[76] Aburizal Bakrie menyatakan bahwa ia menghindari hal tersebut dan mencoba menyelesaikan masalah ini dengan membeli lahan yang terkena dampak luapan lumpur.[77] Ia juga mengklaim bahwa "ini bukan ganti rugi karena saya tidak salah".[77]

Kasus tender operator SLI

Pada tahun 2007, Departemen Komunikasi dan Informatika memilih Bakrie Telecom dalam seleksi tender Sambungan Langsung Internasional (SLI), sehingga menyingkirkan dua pesaing utama Bakrie Telecom, PT Excelcomindo Pratama (XL) dan PT Natrindo telepon Seluler (NTS).[78] Hal ini menimbulkan pertanyaan karena Bakrie Telekom dianggap belum mampu memenuhi persyaratan menjadi operator SLI dari segi kesiapan infrastruktur.[78] Beberapa pekan sebelum pemilihan tender, Menteri Komunikasi dan Informatika Muhammad Nuh juga didapati melakukan perjalanan ke Surabaya bersama pihak Bakrie Telecom.[78] Proses pemilihan tender sendiri tidak dijelaskan secara rinci.[78] Akibatnya, muncul seruan agar Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dan Dewan Perwakilan Rakyat menyelidiki kasus ini.[78]

Tunggakan royalti batu bara dan kasus pajak Bumi

Bakrie sempat terlibat dalam perselisihan dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani akibat tunggakan royalti batu bara dan kasus pajak Bumi.
Pada pertengahan tahun 2008, Menteri Keuangan Sri Mulyani menemukan bukti bahwa telah terjadi tunggakan royalti batu bara sebesar Rp 7 triliun[79] (menurut Indonesia Corruption Watch bahkan mencapai Rp 16,482 triliun[80]). Beberapa perusahaan yang menunggak (yaitu Arutmin dan Kaltim Prima) ternyata dimiliki oleh Keluarga Bakrie,[81] dan muncul kontroversi karena perusahaan-perusahaan tersebut sempat menolak untuk membayar karena mengklaim bahwa kantor pajak masih harus mengembalikan pajak pertambahan nilai yang telah mereka bayarkan.[81] Kasus ini segera melebar menjadi "Sri Mulyani melawan Bakrie" dan Sri Mulyani dalam wawancara dengan Wall Street Journal menuduh Bakrie sebagai salah satu orang di balik Panitia Khusus Hak Angket Bank Century karena dianggap tidak menyukai agenda reformasi Sri Mulyani.[82]
Pada tahun 2009, petugas pajak mendapati bahwa akuntan-akuntan PT Bumi Resources Tbk merekayasa pembayaran pajak pada tahun 2007 sebesar Rp 376 miliar, dan Bakrie pada saat itu merupakan salah satu pemegang saham di Bumi.[83] Kasus ini juga dianggap dapat memanaskan kembali hubungan antara Sri Mulyani dengan Bakrie.[83]

Suspensi saham Bakrie

Selama krisis keuangan global pada tahun 2008, saham keluarga Bakrie mengalami penurunan sebesar 90%. Untuk melindungi saham-saham Bakrie agar tidak anjlok, pemerintah secara tidak langsung mensuspensi saham-saham utama Bakrie, yaitu saham PT Bakrie & Brothers, PT Bumi Resources, dan PT Energi Mega Persada. Hal ini telah diakui oleh wakil presiden pada masa itu, yaitu Jusuf Kalla.[84]

Tunggakan asuransi jiwa

Pada tahun 2008, muncul kasus tunggakan dana nasabah oleh PT Asuransi Jiwa Bakrie (Bakrie Life) karena Bakrie Life mengalami gagal bayar sebesar Rp 360 miliar kepada nasabah Diamond Investa.[85] Hingga tahun 2014, masalah ini masih belum selesai, walaupun utang Bakrie Life ke nasabah sudah berkurang menjadi Rp 270 miliar.[85] Bakrie Life mengaku masih belum bisa melunasi karena kesulitan likuiditas.[85]

Penambangan ilegal Arutmin

Di provinsi Kalimantan Selatan, diduga telah terjadi penambangan dan pengiriman batu bara ilegal oleh PT Arutmin, salah satu perusahaan di bawah Bakrie Group.[86] Penambangan ilegal oleh Arutmin telah mengambil sekitar dua juta ton metrik batu bara setiap bulannya, dan dikatakan jumlah batu bara yang dicuri setiap tiga hari cukup untuk mengisi kapal seukuran Gedung Chrysler.[86] Pengiriman batu bara ilegal ini juga menjatuhkan harga batu bara thermal dunia.[86]

Perseteruan dengan Rothschild

Kerjasama antara Bakrie dengan Rothschild dimulai pada tahun 2010 ketika penanam modal di London menginvestasikan $700 juta untuk aset pertambangan.[87] Pada tanggal 16 November 2010, perusahaan Vallar yang didirikan oleh Nathaniel Rothschild mengumumkan bahwa mereka telah memperoleh 25% saham di PT Bumi Resources dari Bakrie Group.[87] Pada 4 Maret 2011, setelah penjualan saham selesai, Bakrie Group memperoleh saham baru di Vallar.[87] Kemudian, pada 28 Juni 2011, nama Vallar diganti menjadi Bumi.[87] Namun, pada Oktober 2012, dilaporkan telah terjadi keganjilan laporan keuangan di Bumi, dan Nathaniel Rothschild mengudurkan diri dari dewan direksi sebelum dipecat karena dianggap berperilaku tidak layak dalam memanajemen perusahaan dengan menyadap petinggi Bumi Plc.[88] Setelah Nathaniel Rothschild gagal mengambil alih Bumi karena ditolak oleh para pemegang saham,[89] akhirnya disepakati bahwa Bakrie Group akan memisahkan diri dari Bumi Plc dengan menjual 23,8% sahamnya dan sebagai gantinya akan memperoleh 10,3% saham di Bumi Resources.[90]

Skandal Maladewa

Pada tanggal 20 Maret 2014, akun "DP News" mengunggah video yang berjudul "Capres ARB Bersama artis Marcella Zalianty di pulau Maladewa" di YouTube.[91] Dalam video yang berdurasi 3 menit dan 22 detik itu, Aburizal Bakrie tampak sedang duduk di dalam sebuah pesawat pribadi bersama Wakil Ketua Komisi III DPR Azis Syamsuddin, Marcella Zalianty, dan Olivia Zalianty.[91] Pesawat itu didapati sedang menuju ke Maladewa.[91] Setelah mendarat, Olivia tampak memberikan penjelaskan mengenai Maladewa di dalam sebuah mobil, dan kemudian video ditutup dengan cuplikan Marcella di hotel tempat mereka menginap.[91] Selain video, menyebar pula foto-foto mereka di Maladewa, termasuk foto Bakrie saat sedang memeluk boneka teddy bear.[92]
Pada tanggal 23 Maret 2014, Bakrie menyelenggarakan konferensi pers bersama istrinya Tatty Bakrie, anak bungsunya Anindra Ardiansyah Bakrie, menantunya Nia Ramadhani, dan Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham.[91] Bakrie menyatakan bahwa video tersebut merupakan kampanye hitam dari lawan politiknya, dan mengungkapkan bahwa perjalanan ke Maladewa dilakukan untuk menunjukkan keberhasilan Maladewa dalam mengembangkan pariwisatanya.[91] Idrus Marham juga menyatakan bahwa Marcela dan Olivia merupakan panitia penyelenggara kegiatan organisasi kepemudaan Golkar di Bandung dan diajak ke Maladewa karena dianggap berprestasi.[91] Pada hari yang sama, Olivia Zalianty juga menjelaskan bahwa tujuan perjalanannya adalah untuk studi banding pariwisata.[93]

Filantrofi

Yayasan Bakrie Untuk Negeri adalah yayasan yang didirikan pada tanggal 17 Agustus 2007 sebagai wadah untuk menaungi kegiatan filantrofi keluarga dan kelompok usaha Bakrie.[94] Visi yayasan ini adalah untuk meningkatkan kualitas hidup dan martabat manusia Indonesia, sementara misinya adalah untuk meningkatkan kualitas ekonomi rakyat, memperbaiki kualitas lingkungan hidup dan melestarikan nilai luhur budaya nasional, serta meningkatkan kualitas sosial masyarakat.[95]
Selain itu, semenjak tahun 2003, setiap tahunnya Bakrie bersama dengan Freedom Institute memberikan Penghargaan Achmad Bakrie untuk mengapresiasi tokoh-tokoh nasional yang dianggap berjasa dalam kehidupan intelektual Indonesia, dengan nominasi di bidang sains, teknologi, kedokteran, sosial, dan kesusastraan.[96][97] Namun, penghargaan ini telah beberapa kali ditolak, seperti Franz Magnis-Suseno, Daoed Joesoef, dan Sitor Situmorang yang mengembalikan Penghargaan Achmad Bakrie karena masalah lumpur Sidoarjo,[97] serta Gunawan Muhammad pada tahun 2010 karena kekecewaannya terhadap Aburizal Bakrie sebagai tokoh bisnis dan politik.[98]

Keluarga

Aburizal Bakrie mempunyai tiga adik, yaitu sebagai berikut:
Aburizal menikah dengan Tatty Murnitriati dan dikaruniai tiga anak, yaitu sebagai berikut:

Organisasi

Berikut adalah pengalaman organisasi Bakrie:[18]
  • 2009 – 2014 Ketua Umum DPP Partai GOLKAR
  • 2004 – 2009 Anggota Dewan Penasehat DPP Partai GOLKAR
  • 2000 – 2005 Anggota Dewan Pakar ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia)
  • 1999 – 2004 Ketua Umum KADIN (Kamar Dagang dan Industri Indonesia) periode II
  • 1996 – 1998 Presiden, Asean Chamber of Commerce & Industry
  • 1996 – 1997 International Councellor, Asia Society
  • 1994 – 1999 Ketua Umum KADIN periode I
  • 1993 – 1998 Anggota, Majelis Pemusyawaratan Rakyat (MPR) – periode II
  • 1993 – 1995 Anggota Dewan Penasehat, International Finance Corporation
  • 1993 – 1995 Presiden ASEAN Business Forum (d/h Institute of South East Asian Business) – periode II
  • 1991 – 1993 Presiden ASEAN Business Forum (d/h Institute of South East Asian Business) – periode I
  • 1989 – 1994 Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia
  • 1988 – 1993 Wakil Ketua Umum, KADIN Bidang Industri dan Industri Kecil
  • 1988 – 1993 Anggota, Majelis Pemusyawaratan Rakyat (MPR) – periode I
  • 1985 – 1993 Ketua Bidang Dana PBSI (Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia)
  • 1984 – sekarang Anggota, Partai Golongan Karya
  • 1984 – 1988 Wakil Ketua, Asosiasi Kerjasama Bisnis Indonesia – Australia
  • 1977 – 1979 Ketua Umum, HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia)
  • 1976 – 1989 Ketua Umum, Gabungan Pabrik Pipa Baja Seluruh Indonesia
  • 1975: Ketua Departemen Perdagangan HIPMI
  • 1973 – 1975 Wakil Ketua Departemen Perdagangan, HIPMI

Penghargaan

Kampanye Partai Golkar, Ical Beberkan Prestasi Semua Presiden RI
Credit by: Aburizal Bakrie (Ist)
Jakarta,PINews.com – Pada lanjutan kampanye hari ini (20/3), Partai Golkar menggelar kampanye akbarnya di Medan, Sumatera Utara. Hadir sebagai Juru Kampanye adalah sang Ketua Umum sekaligus Capres partai berlambang pohon beringin, Aburizal Bakrie.
ARB dalam orasinya membebarkan prestasi seluruh Presiden dari yang pertama Soekarno dan terakhir Susilo Bambang Yudhoyono. Ia meyakinkan warga yang hadir, akan melanjutkan semua prestasi mereka saat dirinya dan partai Golkar memenangkan pemilu mendatang.

"Bila Soekarno katakan nasionalisme NKRI, maka Golkar akan pertahankan NKRI harga mati. Kemudian Soeharto memerintah selama 32 tahun, Indonesia lebih maju dalam bidang ekonomi," kata ketua umum Partai Golkar Aburizal Bakrie bersemangat.

Hal itu disampaikan saat berkampanye di hadapan ribuan kader Golkar di Lapangan Merdeka, Medan,.
"Karena itu, pembangunan (era Soeharto) kita lanjukan. Tentu pembangunan ekonomi yang kita lanjutkan," imbuh Ical.

Pasca Soeharto, presiden selanjutnya adalah BJ Habibie. Menurut Ical, Habibie yang merupakan kader Golkar berhasil menegakkan dasar-dasar demokrasi.

"Lalu Gus Dur membuat kita percaya semua bangsa sama. Beliau ajarkan semua sama, egaliter," katanya.

"Dilanjutkan Megawati yang berhasil menegakkan pembangunan harus dilakukan dari daerah kemudian propinsi yang disebut desentralisasi," imbuh Ical.
Terakhir adalah presiden SBY. Ical mengatakan SBY berhasil mengangkat peran Indonesia di dunia internasional. Indonesia juga dianggap satu-satunya yang berhasil menjadikan Islam, demokrasi, modernitas dapat berjalan bersama. Prestasi lain adalah upaya pemberantasan korupsi.

"Pemilu hanya akan berarti bagi rakyat kalau rakyat yang menang, Partai Golkar akan jamin itu. Semua kenyataan sejarah yang baik akan diambil oleh Partai Golkar!" ucap Ical.
Hadir juga sebagai juru kampanye Golkar lainnya, di antaranya yaitu Idrus Marham, Luhut Panjaitan dan Leo Nababan.
Editor: Rio Indrawan
- See more at: http://www.portalindonesianews.com/posts/view/371/kampanye_partai_golkar_ical_beberkan_prestasi_semua_presiden_ri#sthash.0VhcX3ob.dpuf
Kampanye Partai Golkar, Ical Beberkan Prestasi Semua Presiden RI
Credit by: Aburizal Bakrie (Ist)
Jakarta,PINews.com – Pada lanjutan kampanye hari ini (20/3), Partai Golkar menggelar kampanye akbarnya di Medan, Sumatera Utara. Hadir sebagai Juru Kampanye adalah sang Ketua Umum sekaligus Capres partai berlambang pohon beringin, Aburizal Bakrie.
ARB dalam orasinya membebarkan prestasi seluruh Presiden dari yang pertama Soekarno dan terakhir Susilo Bambang Yudhoyono. Ia meyakinkan warga yang hadir, akan melanjutkan semua prestasi mereka saat dirinya dan partai Golkar memenangkan pemilu mendatang.

"Bila Soekarno katakan nasionalisme NKRI, maka Golkar akan pertahankan NKRI harga mati. Kemudian Soeharto memerintah selama 32 tahun, Indonesia lebih maju dalam bidang ekonomi," kata ketua umum Partai Golkar Aburizal Bakrie bersemangat.

Hal itu disampaikan saat berkampanye di hadapan ribuan kader Golkar di Lapangan Merdeka, Medan,.
"Karena itu, pembangunan (era Soeharto) kita lanjukan. Tentu pembangunan ekonomi yang kita lanjutkan," imbuh Ical.

Pasca Soeharto, presiden selanjutnya adalah BJ Habibie. Menurut Ical, Habibie yang merupakan kader Golkar berhasil menegakkan dasar-dasar demokrasi.

"Lalu Gus Dur membuat kita percaya semua bangsa sama. Beliau ajarkan semua sama, egaliter," katanya.

"Dilanjutkan Megawati yang berhasil menegakkan pembangunan harus dilakukan dari daerah kemudian propinsi yang disebut desentralisasi," imbuh Ical.
Terakhir adalah presiden SBY. Ical mengatakan SBY berhasil mengangkat peran Indonesia di dunia internasional. Indonesia juga dianggap satu-satunya yang berhasil menjadikan Islam, demokrasi, modernitas dapat berjalan bersama. Prestasi lain adalah upaya pemberantasan korupsi.

"Pemilu hanya akan berarti bagi rakyat kalau rakyat yang menang, Partai Golkar akan jamin itu. Semua kenyataan sejarah yang baik akan diambil oleh Partai Golkar!" ucap Ical.
Hadir juga sebagai juru kampanye Golkar lainnya, di antaranya yaitu Idrus Marham, Luhut Panjaitan dan Leo Nababan.
Editor: Rio Indrawan
- See more at: http://www.portalindonesianews.com/posts/view/371/kampanye_partai_golkar_ical_beberkan_prestasi_semua_presiden_ri#sthash.0VhcX3ob.dpuf

Prabowo: Aburizal Banyak Prestasinya

Prabowo: Aburizal Banyak Prestasinya

Capres nomor urut satu, Prabowo Subianto, berjanji akan mengikutsertakan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie dalam pemerintahannya bila ia dan pasangannya, Hatta Rajasa, terpilih menjadi presiden dan wakil presiden nanti. Prabowo menganggap pria yang akrab disapa Ical itu adalah salah satu tokoh potensial yang dimiliki Indonesia saat ini.
“Prestasi Pak Aburizal ini banyak sekali. Saya tahu sejak beliau SD sampai kuliah, dia selalu berpredikat juara. Pasti ada Pak Aburizal bersama saya dalam perjuangan membangun bangsa nanti,” kata Prabowo di hadapan pendukungnya di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Selasa (10/6/2014).
Apakah pernyataan Prabowo ini berupa jaminan jatah menteri untuk Ical? Prabowo kemudian menambahkan, tokoh-tokoh berprestasi bangsa seperti Aburizal sudah selayaknya mendapat apresiasi dari seluruh rakyat Indonesia.
Ia menyayangkan sifat bangsa selama ini yang jarang mengapresiasi prestasi-prestasi anak bangsa. Prabowo kemudian mencontohkan tim sepak bola Indonesia yang tak jarang mendapat ejekan dari rakyat Indonesia sendiri.
“Bahkan tim sepak bola saja selalu diejek kalau kalah. Kalau menang ya dibiarkan saja. Ini kan sifat-sifat bangsa kita yang sering tidak senang dengan keberhasilan saudara sebangsa sendiri,” sebutnya.

Sumber: Kompas.com

Prestasi Prabowo Yang Jarang Di Ketahui Publik

Prestasi Prabowo Yang Jarang Di Ketahui Publik.

Mungkin sudah keseringan anda membaca komentar anti Prabowo (yang biasanya
pro Jokowi) berkata: ” Prestasi Prabowo itu apa sih? Lihat Jokowi nanganin waduk
rio-rio, pasar tanah abang, dll, lha prabowo apa? ”
Pertanyaan seperti itu wajar saja terlontar, karena sebagai seorang rakyat yang
memiliki hak suara untuk menentukan sosok pemimpin negara nanti, hal utama
yang mesti diketahui adalah kualitas kepemimpinan setiap sosok Capres sehingga
tidak salah dalam menjatuhkan pilihan, dan salah satu faktornya adalah melihat
dari segi prestasi, benar gak gan?
Tapi hal yang perlu diingat, prestasi pemimpin yang dapat dianggap memiliki
kriteria ideal untuk menjadi seorang presiden, tidak sama dengan prestasi
pemimpin yang belum matang secara kapasitas kepemimpinan negara pada skala
nasional, dengan kata lain prestasinya masih sebatas untuk wilayah atau daerah
atau provinsi tertentu. Berbeda dengan sosok pemimpin dengan kriteria ideal bagi saya ( menurut ane Capres itu ada kriteria ideal dan ada kriteria resmi ),
jiwa kepemimpinannya setidaknya sudah pernah dirasakan mayoritas masyarakat
Indonesia lintas wilayah dan provinsi. Dan meskipun kita saling berseberangan
daerah, prestasi sosok tersebut dapat membuat kita berbangga hati, karena
secara tidak langsung kualitas kepemimpinannya kita rasakan ditempat lain . Ini harus diingat oke!
Oke berbicara prestasi seorang Prabowo Subianto, saya rasa tidak perlu lah menyebutkan prestasi beliau dibidang militer yang selalu juara setiap pelatihan
sebagai militer aktif dan sempurna, apalagi sekedar menyebutkan piagam atau piala pengharagaan, please dah tidak penting rasanya untuk kemajuan dan kemakmuran kita sebagai rakyat Indonesia. Sekarang prestasi beliau dalam
konteks kebangsaan:
==================
1. Prabowo Membebaskan Dermaga Strategis di PT. Kiani dari Tangan Asing (Amerika – Singapore)
Prabowo menunjukkan nasionalisme dan prinsip kedaulatannya yang luar biasa dengan membebaskan bandara dan dermaga strategis di PT. Kiani dari cengkeraman JP Morgan Amerika atau Singapore dengan membeli PT. Kiani
sebelum pihak luar memilikinya. Prabowo berjuang dengan semua kekuatan finansialnya tahun 2004. Prinsip Prabowo, daripada bandara tersebut dijadikan
base dan pangkalan rahasia oleh Amerika dan bisa jadi membahayakan juga untuk keamanan dan privasi negara, lebih baik dia yang membelinya.
Belum diberi kewenangan saja sudah berprestasi lewat kemampuan negosiasi ekonomi dan insting militernya. Gimana nanti beliau sudah diberi mandat dan wewenang
sebagai Presiden RI?
http://hankam.kompasiana.com/2014/04/13/prabowo-misteri-kedaulatan-negara-di-pabrik-kertas-pt-kiani-647190.html
image
==================
2. Prabowo Memimpin Pengibaran Merah-Putih di Puncak Everest
Prabowo penah memimpin pendakian tim Indonesia ke puncak gunung Everest, Ia tidak mau kita dikalahkan Malaysia dimana waktu itu Malaysia juga telah siap
dengan Timnya untuk melakukan pendakian ke puncak tertinggi dunia itu. Beliau berhasil mengibarkan Merah Putih di puncak tertinggi dunia tersebut bersama
dengan timnya yang terdiri dari anggota Kopassus, Wanadri, FPTI, dan Mapala UI.
image
Kibarkan Merah Putih di Puncak Everest, Prabowo Layak Capres
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Ketua DPP Partai Gerindra, Edhy Prabowo,menilai ketua umum partainya Prabowo Subianto telah memenuhi standar
ideologis dan negarawan. Karena itu, Edhy menilai Prabowo layak menjadi calon presiden.
Menurut Edhy, modal lain yang dimiliki Prabowo sehingga layak menjadi capres adalah mempunyai rekam jejak yang mendukung.
“Orang tua beliau (Prabowo) adalah ekonom. Paman beliau meninggal demi mempertahankan negara ini dan kakek beliau juga pendiri Bank BNI.
Selama di tentara, juga sudah ada pengabdian beliau, memimpin tentara lalu mengibarkan
bendera (Merah Putih) di Mount Everest. Saya kira itu jadi harus dilihat dari sisi positifnya,” ujar Edhy saat dihubungi, Kamis (19/7/2012).
Sekadar diketahui, saat menjadi Komandan Jenderal Kopassus dengan pangkat Mayor Jenderal TNI, tercatat Prabowo pernah memimpin tim ekspedisi pendakian
Gunung Everest. Bersama tim yang terdiri dari anggota Kopassus, Wanadri,FPTI, dan Mapala UI, Prabowo berhasil mengibarkan bendera Merah Putih di
puncak tertinggi dunia tersebut 26 April 1997.
Beberapa hari lalu, Wakil Ketua MPR RI, Hadjriyanto Tohari, memberikan
penilaian bahwa sejumlah nama calon presiden (capres) yang bermunculan saat ini tidak memiliki pembeda ideologi. Mereka hanya ingin berkuasa menjadi presiden.
“Hak beliau memberikan pendapat. Tapi, pendapat itu sebagai Wakil Ketua MPR atau sebagai Ketua DPP Golkar. Yang harus kami pertanyakan, ideologi mana
yang dimaksud,” ujar Edhy menanggapi pernyataan Hadjriyanto.
Edhy menegaskan, Partai Gerindra menilai apa yang sudah diperjuangkan Prabowo sudah cukup untuk modalnya menjadi bisa jadi capres.
“Rekam jejak beliau juga sudah cukup dan hasil dari lembaga-lembaga survei juga menunjukkan bahwa beliau layak,” tegas Sekretaris Fraksi Partai Gerindra
DPR RI tersebut.
SUMBER: http://www.tribunnews.com/nasional/2012/07/19/kibarkan-merah-putih-di-puncak-everest-prabowo-layak-capres
image
==================
3. Prabowo Bersumbangsih Tingkatkan Prestasi Olahraga
Prabowo memiliki sumbangsih tingkatkan prestasi olahraga Indonesia. Khususnya
pencak silat dan berkuda. Dalam masa kepemimpinannya timnas pencak silat kita tidak pernah kalah di turnamen internasional. Tahun 2014 ini, Prabowo juga
berhasil jadikan tim polo berkuda kita terbaik di Asia. Kalahkan Cina, India, dan Korsel.
Demikian menurut pak Bondan Haryo Winarno, pengamat dan pecinta kuliner yang sering tampil di TV.
image
Beliau pernah pemimpin redaksi di 3 media nasional,
serta diakui sebagai wartawan investigatif andal mengaku sudah meneliti rekam jejak Prabowo dan partai berlambang kepala burung Garuda itu.
SELENGKAPNYA: http://www.merdeka.com/pemilu-2014/bondan-winarno-bantah-isu-miring-soal-prabowo-di-twitter/tak-punya-sumbangsih-untuk-bangsa.html
Selain mengenai prestasi pak Prabowo dalam bidang olah raga, Bondan juga berkicau seputar tudingan miring yang sering dilekatkan kepada Capres
Gerindra, Prabowo Subianto.
SELENGKAPNYA: http://www merdeka.com/pemilu-2014/bondan-winarno-bantah-isu-miring-soal-prabowo-di-twitter.html
image
Tim Polo Berkuda Indonesia Berjaya di Asia
JAKARTA – Meskipun tim nasional polo berkuda Indonesia tidak diunggulkan,ternyata dalam turnamen polo bergengsi “All Asia Cup” berhasil menjadi Juara
Umum.Kapten Tim Polo Berkuda Indonesia, Novel Momongan pun mengaku sangat bangga akan prestasi ini.
“Pertandingan polo yang digelar pada tanggal 9 sampai 18 Januari 2014 di VR Polo Club, Bangkok itu, Timnas Indonesia mengalahkan Timnas India dengan skor
6 – 4 untuk kemenangan Indonesia,” kata Novel Alva Momongan, Minggu
(19/1/2014).
Menurut Novel, prestasi yang diraih Indonesia ini membuktikan bahwa dengan tekad yang kuat, serta latihan yang intensif, kita juga bisa dapat unggul di cabang olahraga yang sebenarnya bukan cabang olahraga asli orang Indonesia.
“Kami bangga dapat menorehkan prestasi Indonesia di Asia,” kata atlet polo berkuda asal Sulawesi Utara ini.
Novel menjelaskan bahwa tim nasional polo berkuda Indonesia mendapatkan pembinaan langsung dari Letjen TNI (Purn.) Prabowo Subianto. Mantan Danjen
Kopadsus itu mengirimkan Novel, Acep Krisnandar (34), Billy Lumintang (29) dan Glendy Bujung (25) untuk berlatih polo berkuda ke sejumlah negara,diantaranya Argentina dan Korea Selatan.
“Sebagai bangsa yang besar, kita harus tangguh, kita harus percaya diri, dan kita harus membuktikan prestasi kita di antara bangsa-bangsa besar. Hari ini kita telah membuktikan itu” ujar Novel menirukan pesan Prabowo yang
menelepon dari Jakarta untuk memberikan selamat.
Kejuaraan polo berkuda “All Asia Cup” diikuti tim nasional polo berkuda dari delapan negara: Filipina, Kamboja, India, Korea Selatan, Tiongkok, Thailand,
Brunei dan Indonesia. Satu tim polo berkuda terdiri dari empat orang pemain.
Permainan dilakukan dalam delapan babak atau “chukka”, masing-masing berlangsung selama tujuh menit. Pada pertandingan kali ini Indonesia paling banyak mencetak gol dan akhirnya memenangkan pertandingan. (min)
SUMBER: http://sports.okezone.com/read/2014/01/19/43/928448/tim-polo-berkuda-indonesia-berjaya-di-asia
==================
4. Prabowo, Program Taruna Nusantara, dan Pendidikan Anak Negeri
Prabowo pernah mempunyai program Taruna Nusantara, ia mengirimkan anak-anak Indonesia yang memiliki potensi untuk belajar ke luar negeri seperti
Jepang, Amerika, Australia, dll. Sebagian dari mereka bahkan ditawari untuk menjadi warga negara Amerika, namun mereka menolak. “Saya bangga karena
mereka tidak menerima tawaran itu’ ujar Prabowo. Selain itu Prabowo juga kerap memberi tunjangan pendidikan untuk anak-anak di sekitar rumahnya di
Hambalang. Saat ini ada sekitar 40 anak di tingkat SMP dan SMA yang
disekolahkan oleh Prabowo.
Prabowo Pelihara Anak-anak Muda Alumni Luar Negeri
image
TEMPO.CO, Jakarta – Ada sejumlah anak muda yang kerap berada di sekeliling Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto. Beberapa anak muda disekolahkan ke luar negeri oleh mantan Komandan Jenderal Pasukan Khusus
tersebut.
“Saya dulu sekolah di Jepang atas biaya Kementerian Pertahanan,” kata sekretaris pribadi Prabowo, Sudaryono, ketika dihubungi, Jumat, 25 Oktober 2013. Sudaryono merupakan lulusan SMA Taruna Nusantara, Magelang. Setiap
tahun, sekolah ini mengirimkan lulusan terbaiknya ke luar negeri.
Dia mengatakan lulusan SMA Taruna Nusantara disekolahkan ke berbagai negara,khususnya ke sekolah militer. Ada yang ke Amerika Serikat atau Jepang.
Sudaryono menyebutkan, sebanyak 15 kakak kelasnya diberangkatkan ke Amerika untuk menimba ilmu militer. Namun, empat di antaranya mengajukan pensiun dini.
Sudaryono sendiri disekolahkan di National Defense Academy of Japan atau Boei Daigakkou. Selama lima tahun di Jepang, yakni sejak 2004 hingga 2009, dia menimba ilmu kemiliteran khususnya matra laut. “Tapi ketika itu saya belum
masuk TNI Angkatan Laut,” kata Sudaryono.
Pada 2009, dia pulang ke Tanah Air kemudian melamar ke TNI Angkatan Laut.
Sayang, Sudaryono dinyatakan gagal lulus karena suatu alasan. Mendengar salah satu adik angkatannya tidak diterima di militer, beberapa kakak kelasnya yang terlebih dahulu bergabung dengan Prabowo menawarinya.
Sudaryono mulai bergabung dengan Prabowo sejak Januari 2010. “Awalnya tidak masuk lingkaran dalam. Tetapi, dengan berbagai pertimbangan, akhirnya masuk
ke lingkaran dalam,” kata dia.
Salah seorang staf Prabowo adalah Yuza, yang merupakan satu dari 13 lulusan terbaik di Melbourne University. Menurut Yuza, 13 lulusan terbaik ini dipasangkan dengan anggota parlemen Australia. Dari sanalah Prabowo mengenal
namanya.
Dua tahun lalu, Prabowo mengontaknya dan menawari untuk bergabung menjadi salah satu timnya di Partai Gerindra. “Padahal ketika itu saya sudah ditawari oleh satu partai di Australia dengan gaji lumayan,” kata Yuza. Namun Prabowo
berhasil meyakinkannya untuk kembali ke Indonesia.
SUMBER: http://www.tempo.co/read/news/2013/10/28/078525155/Prabowo-Pelihara-Anak-anak-Muda-Alumni-Luar-Negeri
==================
5. Prabowo Berkomitmen Menyelamatkan 300 TKI
Prabowo telah berkomitmen menyelamatkan kurang lebih 300 TKW bermasalah,utamanya di Yordania berkat kedekatan beliau dengan Raja Yordania, Abdullah
II. Jauh sebelum momentum pemilu, Prabowo telah bolak-balik demi
memperjuangkan nasib TKI kita di negeri jiran. Perjuangan Prabowo dalam
membebaskan Wilfrida adalah contoh terkini.
image
Hashim: Prabowo Sudah Selamatkan 300 TKW
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Seorang tenaga kerja wanita (TKW), Wilfrida Soik terbebas dari hukuman mati di Malaysia. Upaya Prabowo Subianto untuk
menunjukkan kasus penghilangan nyawa yang dilakukan Wilfrida membuahkan hasil.
Ternyata, komitmen Prabowo dalam membantu TKW bermasalah di luar negeri bukan kali pertama terjadi. Pun momentumnya tidak perlu menunggu menjelang
Pemilu 2014. Pasalnya, selama sembilan bulan capres Gerindra tersebut bolak-
balik demi memperjuangkan nasib TKW di negeri jiran.
“Ada sekitar 300 TKW yang ditolong (Prabowo), khususnya di Yordania, tak mendapat perhatian media,” kata anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo di Jakarta Selatan, Senin (7/5). Banyaknya TKW yang
diselamatkan dari bermacam hukuman lantaran Prabowo memiliki hubungan dekat dengan Raja Yordania, Abdullah II.
Hashim mengatakan, kasus Wilfrida merupakan puncak gunung es persoalan TKW di luar negeri. Dia merasa miris dengan nasib masyarakat Indonesia, yang tidak
mendapat perhatian lebih bangsa ini.
Kondisi itu terjadi lantaran banyak mafia, termasuk pejabat pemerintah yang ikut bermain dalam penyaluran TKW secara ilegal. “Ibu-ibu menjadi korban
perdagangan manusia, budak zaman modern. Ini masalah mafia dan geng, oknum pejabat terlibat,” ujar Hashim.
SUMBER: http://www.republika.co.id/berita/nasional/politik/14/04/07/n3nl1f-hashim-prabowo-sudah-selamatkan-300-tkw
image
Bela TKI, Prabowo Sewa Pengacara Kondang Malaysia
TEMPO.CO, Jakarta – Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya Prabowo Subianto Djojohadikusumo mengaku telah menemui Wilfrida, tenaga
kerja wanita terdakwa hukuman mati di Malaysia. Pertemuan itu terjadi tanggal 14 September lalu di penjara Pengkala Chepa, Kota Baru, Negeri Kelantan,
Malaysia.
Dalam pertemuan selama dua jam itu, Prabowo mengaku mendengar keluh kesah Wilfrida. “Kondisi Wilfrida menurut saya memperihatinkan,” kata Prabowo dalam jumpa pers di Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu, 28 September 2013.
Dia mengatakan upaya pembelaan terhadap Wilfrida selama ini kurang intensif.
Dia jarang ditengok oleh perwakilan Kedutaan Besar Indonesia. Prabowo sudah mencoba menghubungi perwakilan KBRI melalui telepon, namun tak ada respons.
Dia pun berusaha maklum karena Negeri Kelantan jauh dari Kuala Lumpur,kantor KBRI. Butuh waktu satu jam dengan pesawat untuk menjangkau wilayah paling utara Malaysia itu.
Selain itu, upaya pendampingan dari pengacara juga diakui Prabowo sangat minim. Berdasarkan pengakuan Wilfrida, pengacara yang ditunjuk KBRI hanya
menemui dia beberapa jam sebelum sidang.
Karena itu, mantan komandan jenderal Komando Pasukan Khusus ini menyiapkan bantuan pengacara lain. Dia mengklaim menyewa salah satu pengacara kondang
Malaysia, Tan Sri Mohammad Syafei.
Dia berharap dengan bantuan pengacara andal tuntutan hukuman mati jaksa bisa diperingankan. “Tetapi kami tetap hormati hukum yang berlaku di Malaysia.”
Prabowo pun mengaku sedih dengan kondisi Wilfrida. Menurut dia, Wilfrida berasal dari keluarga miskin di Atambua, Nusa Tenggara Timur. Dia berani merantau demi kehidupan yang lebih baik. Bahkan dia menyebut Wilfrida adalah
korban perdagangan manusia.
“Dia ke Malaysia dengan paspor yang tanggal lahirnya dipalsukan. Pada saat kerja pun sering disiksa, dipukul majikan,” kata Prabowo.
Wilfrida akan menghadapi sidang putusan sela pada 30 September mendatang.Sebelumnya, pengadilan Malaysia menuduh Wilfrida membunuh majikan perempuannya yang bernama Yeap Seok Pen pada 7 Desember 2010. Padahal
Wilfrida mengaku tak berniat membunuh majikannya tersebut dan hanya berupaya membela diri dari tindak kekerasan Yeap terhadap dirinya.
Saat ini Wilfrida masih ditahan di Penjara Pengkala Chepa, Kota Baru, Negeri Kelantan, Malaysia. Proses pengadilan baru memasuki masa persidangan awal dan
kemungkinan masih akan memakan waktu lama. Dukungan untuk membebaskan Wilfrida dari hukuman mati juga telah direspons lebih dari 100 ribu orang yang
tersebar di 66 negara.
SUMBER: http://www.tempo.co/read/news/2013/09/28/063517387/Bela-TKI-Prabowo-Sewa-Pengacara-Kondang-Malaysia
image
Didampingi Prabowo, TKI Wilfrida Bebas dari Hukuman Mati
Jakarta – Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto akhirnya
sukses membebaskan anak bangsa yang terancam hukuman mati di Malaysia,
Wilfrida. Sidang Pengadilan Kota Bahru, Kelantan, Malaysia akhirnya
menyatakan Wilfrida tidak bersalah dan bebas.
“Alhamdulillah, Wilfrida sudah bebas. Terima kasih atas dukungan doa seluruh
rakyat Indonesia, karena tanpa dukungan doa dari seluruh rakyat mustahil hal
ini terjadi,” kata Prabowo Subianto terharu mendengar pernyataan hakim di
Malaysia, Senin (7/4).
Sebelumnya diberitakan, Wilfrida diancam hukuman mati atas dugaan
pembunuhan terhadap majikannya. Dia dituduh melanggar pasal 302 Penal Code
Kanun Keseksaan Malaysia dan terancam hukuman maksimal pidana mati. Kini
Wilfrida sudah bebas dan akan menjalani rehabilitasi di Johor Hospital, Malaysia.
Perjuangan Prabowo yang terbang ke Malaysia untuk membela Wilfrida TKI asal
Belu, Nusa Tenggara Timur ternyata tidak sia-sia dan membuahkan hasil.
Sejak awal, Prabowo menunjuk pengacara kondang Muhammad Shafee Abdullah
untuk mendampingi sidang Wilfrida. Orangtua Wilfrida, sebelum meninggal
memang sempat memberikan amanat yang menitipkan nasib anaknya kepada
Prabowo.
Minggu (6/4) kemarin, sekitar pukul 14.00 WIB, Prabowo terbang ke Malaysia
untuk mendampingi sidang vonis terhadap Wilfrida Soik.
sumber : http://www.beritasatu.com/nasional/176196-didampingi-prabowo-tki-wilfrida-bebas-dari-hukuman-mati.html
==================
6. Prabowo Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI)
Prabowo terpilih menjadi Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia HKTI
periode 2004-2009 dan periode berikutnya 2010-2015.
image
HKTI (Himpunan Kerukunan Tani Indonesia) adalah sebuah organisasi sosial di
Indonesia yang berskala nasional, berdiri sendiri dan mandiri yang dikembangkan
berdasarkan kesamaan aktivitas, profesi, dan fungsi di dalam bidang agrikultur
dan pengembangan pedesaan, sehingga memiliki karakter profesional dan
persaudaraan. HKTI didirikan pada 27 April 1973 di Jakarta melalui penyatuan
empat belas organisasi penghasil pertanian utama.
HKTI bertujuan meningkatkan pendapatan, kesejahteraan, harkat dan martabat
insan tani, penduduk pedesaan dan pelaku agribisnis lainnya, melalui
pemberdayaan rukun tani komoditas usaha tani dan percepatan pembangunan
pertanian serta menjadikan sektor pertanian sebagai basis pembangunan nasional
dalam rangka mewujudkan tujuan nasional sebagaimana termaktub dalam
Pembukaan Undang Undang Dasar 1945.
HKTI memiliki fungsi sebagai:
1. Wadah penghimpun segenap potensi insan tani Indonesia dan atau “Rukun
Tani” jenis komoditas usaha tani.
2. Alat penggerak pengarah perjuangan insan tani Indonesia.
3. Sarana penampung dan penyalur aspirasi amanat penderitaan rakyat tani
penduduk pedesaan.
4. Wahana menuju terwujudnya cita-cita nasional, Indonesia raya.
5. Arena pemberdayaan dan pendidikan insan tani, masyarakat pertanian dan pedesaan
SUMBER: http://id.wikipedia.org/wiki/Himpunan_Kerukunan_Tani_Indonesia
image
SITUS: http://hkti.org/
7. Prabowo Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI)
APPSI (Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia) adalah organisasi independen
yang memperjuangkan hak dan kesejahteraan pedagang pasar Indonesia.
Pada tanggal 6 Agustus 2008, Munas APPSI secara aklamasi memilih Prabowo sebagai
ketua umum APPSI untuk periode 2008-2013. Prabowo terpilih setelah mendapat dukungan dari 29 DPW tingkat provinsi dan 199 DPD tingkat kabupaten.
Selaku Ketua Umum APPSI, Prabowo kerap menyuarakan agar Pemerintah membatasi hipermarket dengan mengatur jaraknya agar tidak merugikan
pedagang kecil. “Selama ini pedagang pasar tradisional selalu dianaktirikan sehingga ketika pasar modern didirikan para pemilik modal pedagang pasar harus rela dibubarkan karena ada pembongkaran” cetus Prabowo[55].
Program Jangka Panjang APSSI
1. Penciptaan suasana kondusif bagi pembinaan dan pengembangan wawasan
kebangsaan, mental ideologis, sikap dan perilaku yang dijiwai oleh Iman dan
Taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, serta sikap kepeloporan yang dijiwai oleh
semangat disiplin dan kemandirian.
2. Pemantapan wawasan kepedulian dan komitmen terhadap pemecahan
permasalahan kemasyarakatan dan pembangunan ekonomi nasional.
3. Pemantapan aspek komunikasi dan hubungan kerjasama yang baik antar
stakeholders yang terkait dengan pedagang pasar guna mencarikan solusi
permasalahan – permasalahan yang dihadapi pedagang pasar.
4. Peningkatan dan pemantapan kualitas sumber daya manusia pedagang pasar.
5. Peningkatan dan pemantapan hubungan kerjasama antar pasar lokal, regional,
nasional dan juga kerjasama luar negeri agar terciptanya kerjasama produktif
dalam segala hal khususnya bidang ekonomi.
6. Ada keterwakilan kader – kader APPSI dalam lembaga – lembaga publik yang
strategis seperti DPRD, DPR, dan DPD, serta lembaga – lembaga lainnya.
7. Turut serta memberikan sumbang saran dalam rangka menciptakan iklim yang
kondusif bagi revitalisasi pasar tradisional, serta menjadikan program
revitalisasi pasar tradisional sebagai peluang investasi yang menarik (jika 13.450
pasar diseluruh Indonesia membutuhkan Investasi masing-masing 5 milyar saja
maka terdapat peluang investasi sebesar 67 triliun).
SITUS: http://www.pedagangpasar.com/
image
Prabowo Kumpulkan Pedagang Pasar
VIVAnews – Calon presiden dari Partai Gerindra, Prabowo Subianto bertemu
dengan sekitar 300 pedagang pasar. Prabowo yang juga menjadi Ketua Umum
Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) menyerukan penolakan
terhadap pengusaha dan pejabat yang membangun pasar modern.
“Kami itu anti terhadap kapitalis predator, yaitu pengusaha besar yang
memakan pengusaha-pengusaha kecil,” tegas Prabowo disambut gemuruh tepuk
tangan dan teriakan-teriakan para pedagang di Gedung Purnawira Polisi,
Jakarta Selatan, Kamis, 4 Desember 2008.
Pertemuan dengan para pedagang yang lebih mirip kampanye ini sebagian besar
diikuti para pedagang dari Pasar Blok M, Jakarta Selatan. Prabowo mengajak
para pedagang untuk melakukan aksi, bila pemerintah dan pejabat terus
mengorbankan kepentingan rakyat demi segelintir orang.
“Maka jangan menyesal bila ada aksi dari unsur-unsur pedagang pasar atau
terjadi gejolak yang tidak diinginkan, karena kezoliman tidak bisa diterima, ” ajak Prabowo.
Dalam dialog dengan para pedagang ini dibentangkan juga berbagai spanduk dan
poster. Spanduk dan poster itu antara lain bertuliskan, “Tangkap Pejabat Pemberi Izin Pasar Modern yang Melanggar Perda Nomor 2 tahun 2002, karena
mematikan pedagang pasar tradisional.”
SUMBER: http://politik.news.viva.co.id/news/read/13670-prabowo_kumpulkan_
pedagang_pasar
==================
8. Prabowo Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI)
Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) adalah organisasi nasional Indonesia yang membawahi kegiatan Pencak silat secara resmi , antara lain menyelenggarakan pertandingan, membakukan peraturan dan lain-lain.
Prabowo pertama kali terpilih menjadi Ketua Umum PB IPSI tahun 2004. Pada Munas PB IPSI di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, tanggal 27
Februari 2012, Prabowo terpilih untuk ketiga kalinya sebagai Ketua Umum PB IPSI. Pada SEA Games 2011 di Jakarta, cabang olah raga pencak silat berhasil
mendapatkan juara umum dengan menyabet 9 dari 18 nomor yang
dipertandingkan.
image
Sea Games, Indonesia Raih Juara Umum cabang Pencak Silat
Kontingen silat Indonesia akhirnya mewujudkan target untuk tampil sebagai juara umum SEA Games 2011 setelah menambah tiga emas pada pertandingan
hari terakhir di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII)
Jakarta Timur, Kamis.
Dengan tambahan tiga medali emas tersebut, pencak silat yang sempat terpuruk di SEA Games 2009 Laos itu, secara keseluruhan mengumpulkan sembilan emas
dari total 18 nomor yang dipertandingkan.
Meski gagal mencapai target sepuluh medali emas, Indonesia setidaknya berhasil mengembalikan dominasi yang sejak 1997 sempat diambil alih Vietnam.
Tiga emas terakhir tersebut dipersembahkan oleh Amelia Roring di kelas E putri,
Rosmayani (kelas C putri) dan Dian Kristianto (kelas A putra).
Amelia meraih emas setelah pada pertandingan final mengalahkan Siti Rahmah Mohamed Nazir asal Malaysia dengan skor 5-0, sementara Rosmayani juga
menang 5-0 atas Jutarat Noytapa (Thailand).
Sebelumnya Dian Kristianto juga menang telak 5-0 atas Anothai Choopeng dari Thailand.
Sementara itu, atlet Sofani Rahmawati yang turun di kelas F putri harus puas
mendapat medali perak, setelah dikalahkan pesilat Vietnam Tran Thi Luyen.
Begitu juga atlet Indonesia Pranoto di kelas I hanya mampu menyabet medali perak setelah gagal mengalahkan lawannya Dang Minh Le (Vietnam).
Pencak silat Indonesia sempat mengalami hasil berburuk dalam sejarah SEA Games di Laos pada 2009 karena ketika itu hanya mampu meraih dua medali
emas, tiga perak dan tiga perunggu.
Sementara itu, atlet Rosmayani mengaku puas menyabet medali emas ini,sebagai wujud bakti kepada bangsa dan negara.
“Syukur saya bisa menang dan medali ini saya serahkan kepada bangsa dan negara. Tanding kali ini adalah tanding saya untuk berlaga di kegiatan internasional,” ucapnya.
Berikut klasemen cabang pencak silat:
Indonesia 9 5 2 16
Vietnam 6 7 5 18
Malaysia 3 1 7 11
Thailand 0 4 3 7
Philippines 0 1 3 4
Singapore 0 0 3 3
Brunei 0 0 3 3
Myanmar 0 0 3 3
Laos 0 0 1 1
Total 18 18 30 66
SUMBER: http://silatindonesia.com/2011/11/sea-games-indonesia-raih-juara-umum-cabang-pencak-silat/
image
==================
9. Prabowo, Gerindra, dan Tunas Indonesia Raya
Tunas Indonesia Raya, disingkat TIDAR, adalah salah satu organisasi sayap Partai Gerindra yang ditujukan untuk anak muda (Berusia 17-35 tahun). Tujuan berdirinya organisasi pemuda TIDAR adalah untuk menyerap, menampung dan
menyalurkan aspirasi anak-anak muda di Indonesia, agar dapat memberikan kontribusi kepada nusa dan bangsa dengan cara yang diinginkan sesuai dengan
aspirasi pemuda, bahasa yang dimengerti di antara anak muda, dan dengan gaya dan serta cara yang disukai anak muda.
Sebagai sayap partai, TIDAR mendukung kegiatan dan program yang dijalankan oleh partai induk. Pemilu 2009 mengawali kegiatan yang dilakukan TIDAR,
terutama dalam mendukung pemilu legislatif dan pemilu presiden. Saat ini,
TIDAR banyak melakukan kegiatan sosial, budaya dan kewirausahaan yang melibatkan anak muda. Misalkan:
1. Acara bersepeda santai bertajuk “TIDAR Gowes”
2. Acara pertandingan olahraga bertajuk “TIDAR Expo”, Piala Garuda, dan Tidar
Shuffle.
3. Inisiatif bantuan untuk sekolah-sekolah bertajuk “Sekolah untuk Semua”
4. Acara lomba mewarnai gambar
Saat ini TIDAR telah memiliki perwakilan di 25 propinsi di Indonesia.
SUMBER: http://id.wikipedia.org/wiki/Tunas_Indonesia_Raya
image
SITUS: http://tidar.or.id/
==================
10. Prabowo, Gerindra, dan Revolusi Putih
Gerakan Revolusi Putih merupakan pemikiran Prabowo Subianto dan Partai Gerindra untuk membangun karakter bangsa yang sehat dan kuat.
Salah satu caranya menjadikan susu sebagai konsumsi rakyat Indonesia setiap harinya.
Dengan gerakan ini diharapkan anak-anak Indonesia dapat menjadi generasi penerus yang kuat dan cerdas dalam mengemban amanat-amanat kebangsaan
pada masa-masa berikutnya.
“Kita jangan melihat hasilnya sekarang. Tunggu 10 sampai 15 tahun mendatang,jika gerakan ini simultan, yakinlah generasi kita akan menjadi generasi yang
mumpuni. Hal itu juga sudah dilakukan India dan China,” tegas Prabowo Subianto.
Kini gerakan Revolusi Putih dilakukan banyak pihak. Karena sadar atau tidak,faktanya untuk kawasan Asia Tenggara saja, Indonesia berada di posisi terbawah
dalam hal konsumsi susu. – (mbi/GerindraLampung)
Prabowo Canangkan Gerakan Revolusi Putih
Jakarta – Revolusi tidak selalu identik dengan merebut atau pengambilalihan kekuasaan secara politik. Seperti yang dilakukan calon presiden (Capres)
Prabowo Subianto yang mengajak Revolusi Putih, yaitu membudayakan minum susu bagi anak-anak.
“Berdasarkan data yang ada selama ini anak-anak Indonesia rata-rata hanya minum susu 6 liter per tahun atau hanya setetes sehari,” kata Ketua Dewan
Pembina DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto usai minum susu bersama petani dan kadernya di kawasan pegunungan Merapi, Selo, Boyolali, Jawa Tengah
seperti siaran pers Media Center Gerindra yang diterima wartawan, Rabu (21/1/2009).
Gerakan Revolusi Putih ini, lanjut mantan Danjen Kopassus tersebut, terinspirasi dari India yang telah menerapkan program itu sejak 20 tahun yang lalu. Padahal,
sebelumnya India dikenal sebagai negara miskin dan terbelakang.
Tapi sekarang, India telah menjadi negara industri baru yang maju di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Sementara di China, gerakan ini sudah dimulai
sejak tahun lalu.
“Dengan Gerakan Revolusi Putih ini, saya yakin 20 tahun mendatang anak-anak Indonesia akan menjadi generasi yang unggul,” tandasnya.
Oleh karenanya, Prabowo bertekad, untuk terus mengkampanyekan gerakan ini ke seluruh wilayah Indonesia. Ditambahkannya, kebutuhan protein dari susu bisa
diperoleh dari hewan ternak yang dipelihara oleh masyarakat seperti sapi dan kambing.
Selain mencanangkan Revolusi Putih, Prabowo di Boyolali juga menemui sejumlah kelompok tani dan kader partainya selama dua hari di Desa Glonggong kecamatan Nogosari, Desa Bangak, Kecamatan Banyudono, Desa Sambi,
Kecamatan Sambi dan Desa Simo, Kecamatan Simo.
SUMBER: http://news.detik.com/read/2009/01/21/220904/1072473/700/prabowo-canangkan-gerakan-revolusi-putih
image
==================
11. Prabowo, Gerindra, dan Ambulans Gratis
image
Prabowo melalui Gerindra menyediakan jasa Mobil Ambulans dan Mobil Jenasah gratis yang sudah hadir di: Aceh | Sumatera Utara | Sumatera Selatan | DKI
Jakarta | Banten | Jawa Barat | Jawa Tengah | Jawa Timur | DI Yogyakarta | Bali | Nusa Tenggara Barat | Nusa Tenggara Timur | Kalimantan Barat |
Kalimantan Timur | Gorontalo | Sulawesi Utara | Sulawesi Selatan | Sulawesi Tenggara | Maluku | Papua .
SITUS: https://www.facebook.com/PrabowoSubi…56792394368475
http://partaigerindra.or.id/ambulance-gerindra
Partai Gerindra Sediakan Jasa Ambulance Gratis
Ambon – Ditengah ekonomi Indonesia terus melambung tinggi, komitmen Partai Gerindra untuk mengurangi beban rakyat kecil patut diapresiasi.
Betapa tidak partai yang dikomandoi Prabowo Subianto ini, sejak tahun 2011
telah, menerjunkan ratusan unit mobil ambulance kepada seluruh kabupaten/
kota di Indonesia dengan tujuan untuk melayani masyarakat secara gratis, lewat jasa tersebut, melalui Badan Kesehatan Indonesia Raya (Kesira).
Ketua DPD Gerindra provinsi Maluku Hendrik Lewerissa kepada wartawan di Sekretariat DPD Gerindra Jalan Nn Saar Sopacua, Senin (15/10), menjelaskan,
pengiriman mobil ambulance tersebut, teknisnya akan dilakukan secara bertahap.
Untuk tiga unit telah ada di tangan DPD Maluku ini, akan didistribukan masing-masing Kota Ambon dua unit dan Kabuaten Maluku Tengah satu unit.
“Tahap pertama sebanyak tiga unit sudah ada DPD Partai Gerindra Maluku. Sedangkan delapan unit yang lain akan dikirm dalam satu atau dua bulan
kedepan. Sehingga diharapkan awal tahun 2013 keseluruhan 11 unit ambulance ini sudah dapat diterima oleh DPD Maluku,” tandasnya.
Dijelaskan, setelah DPD Maluku menerimanya, ambulance-ambulance tersebut,
kemudian akan didistribusikan ke kabupaten/kota di Maluku. Untuk teknis operasionalnya, akan dilakukan oleh Badan Kesira Provinsi Maluku.
Menurutnya, Partai Gerindra memandang perlu adanya mobil ambulance dengan
tujuan untuk memberikan jasa pelayanan kepada masyarkat secara gratis, sebab
Partai Gerindra mengutamakan pelayanan sosial kepada masyarkat sebab ini menjadi tanggungjawab pihaknya karena tidak semata-mata merupakan andil
pemerintah.
Pada kesempatan itu juga Lewerissa juga menegaskan, pelayanan ambulance gratis ini bukan dalam rangka moment politik baik Pilpres maupun Pilgub.
Namun jasa pelayanan ambulance gratis ini kepada masyarakat, kiranya akan membantu meringankan beban masyarakat yang ekonomi lemah.
“Tidak ada pungutan biaya apapun ketika masyarakat ingin gunakan jasa ambulance ini. Sehingga kami harapkan masyarakat Kota Ambon dapat memanfaatkan fasilitas ini,” harapnya
Ditempat yang sama, Kepala Badan Kesira Provinsi Maluku Johanis Parannuan menjelaskan, dalam mengoperasikan mobil ambulance ini pihaknya akan bekerja
sama dengan setiap rumah sakit yang ada di kabupaten/kota baik milik pemerintah maupun swasta.(S-34)
SUMBER: http://www.siwalimanews.com/post/par…bulance_gratis
Mungkin cukup itu saja dulu yang bisa ane tampilkan mengenai prestasi dari seorang Capres ideal dari partai Gerindra ini, sebenarnya masih banyak, apalagi
klo mau dirincikan prestasi beliau selama karir militer yang banyak
membebaskan sandera dan melindungi kedaulatan negara di masa krisis keamanan, tapi ane pegel.
Tanyakanlah pada diri anda, apakah anda tidak bangga dengan apa yang telah beliau lakukan untuk Indonesia?
Tanpa media, tanpa pencitraan, namun bergerak membangun bangsa melalui visi yang kuat dan profesional jauh hari sebelum
momentum pemilu.
Akhir kata, jangan sampai anda salah memilih pemimpin. Pemimpin dengan prestasi skala daerah, anda yang diluar Jawa dapat merasakan apa? Apakah anda merasa bangga dengan prestasinya yang tidak anda rasakan? Padahal pemimpin itu sendiri sudah banyak ditinggalkan oleh orang-orang dikandangnya?
Pemimpin dengan prestasi skala nasional, dari cabang olah raga, pertanian, perdagangan, sumber daya manusia, sampai penyediaan ambulans gratis yang
siap sedia tinggal calling hampir disemua daerah, apa yang menghalangi anda untuk bangga dan mengapresiasi kinerja beliau?
MARI SELAMATKAN DAN MAJUKAN INDONESIA MELALUI TANGAN ORANG YANG TEPAT!
http://www.merdeka.com/pemilu-2014/bondan-winarno-bantah-isu-miring-soal-prabowo-di-twitter/tak-punya-sumbangsih-untuk-bangsa.html
http://www.republika.co.id/berita/nasional/politik/14/04/07/n3nl1f-hashim-prabowo-sudah-selamatkan-300-tkw
http://politik.news.viva.co.id/news/read/13670-prabowo_kumpulkan_pedagang_pasar

https://ilhamfahriefendi.wordpress.com/2014/06/08/prestasi-prabowo-yang-jarang-di-ketahui-publik/

 

Prabowo: Bagaimana orang mau membela rakyatnya kalau dia berkhianat

Prabowo: Bagaimana orang
mau membela rakyatnya kalau
dia berkhianat

Merdeka.com - Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) memperingati hari jadi yang ke 67 tahun pada 19 Mei kemarin. Ketua Umum IPSI Prabowo Subianto menyampaikan pesan bahwa seorang pendekar sejati harus bermanfaat untuk orang banyak termasuk negaranya.

"Kemudian semakin berisi semakin menunduk, semakin difitnah semakin memaafkan. Semakin dihujat semakin tenang, bukan semakin marah," kata Prabowo dalam akun Facebooknya dikutip merdeka.com, Selasa (19/5).
Seorang pendekar sejati, lanjut dia, tak kenal kata dendam dan harus bisa membela diri, keluarga, lingkungan, dan negara. Bukan mengancam, menindas, atau menyakiti hati orang. Seorang pendekar sejati mengobati yang sakit, bukan menimbulkan kesakitan atau penderitaan, kata Prabowo.
"Saat ini saya melihat bangsa Indonesia tengah terbuai sehingga lupa akan nilai-nilai luhur bangsa. Inilah mengapa pencak silat harus digunakan sebagai pendidikan watak anak- anak kita. Kalau nilai ini kuat, korupsi akan berkurang di Republik Indonesia ini. Bagaimana orang mau membela rakyatnya, lingkungannya, daerahnya kalau dia mencuri dari rakyat, berkhianat kepada bangsanya?" tulis Ketua Umum Partai Gerindra ini.
Dia memprediksi, Indonesia akan banyak mendapat ujian hingga tahun-tahun mendatang. Apalagi, tambah dia, sekarang muncul budaya di zaman sehari-hari, di mana orang saling sulit percaya, sulit menerima bahwa yang disampaikan para pemimpin itu benar.
"Banyak saya temukan sekarang di mana-mana berjenjang saling bohong, saling menipu, saling mengerjai satu sama lain. Sekarang pilihannya adalah, kalau semua lingkungan kita berbondong-bondong melakukan kebohongan, korupsi, ketidakjujuran, apakah salah kalau kita ingin berada di jalan lurus, di jalan yang benar? Itu tantangannya. Kita adalah pendekar, sejak kecil kita dengan keyakinan, bahwa di ujungnya, yang benar akan diridhoi Allah," pungkasnya.
http://www.merdeka.com/politik/prabowo-bagaimana-orang-mau-membela-rakyatnya-kalau-dia-berkhianat.html

Effendi Simbolon sebut Sudirman Said ikut menikmati hasil Petral

Effendi Simbolon sebut
Sudirman Said ikut menikmati
hasil Petral

Merdeka.com - Politikus PDI Perjuangan, Effendi Simbolon mengatakan, kisruh antara Menteri ESDM Sudirman Said dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkait pembubaran PT Pertamina Energy Trading Ltd (Petral), sebenarnya hanya polemik antar sesama rival saja. Bahkan Effendi menyebut, Sudirman Said sebenarnya orang yang juga ikut terlibat dalam politik migas nasional terkait kinerja Petral selama ini.

"Ini sebenarnya hanya pecah kongsi antara Petral dulu. Yang menuding itu juga yang menikmati kok. Sudirman Said ini kan anak buahnya Ari Sumarno," ujar Effendi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5).
"Dia menuding dirinya sendiri juga. Silakan ditindaklanjuti melalui audit forensik," katanya menambahkan.
Lebih lanjut, Effendi menduga polemik pembubaran Petral hanyalah proses transisi di antara sejumlah kartel yang bermain dalam bisnis dari BUMN anak perusahaan Pertamina tersebut. Dia bahkan menantang semua pihak untuk dilakukan audit guna melihat pihak-pihak mana saja yang selama ini mengambil keuntungan dari Petral.
"Upaya membubarkan Petral Sampai sekarang itu saja belum bubar. Sekarang ini hanya buka chasing. Makanya, silakan audit forensik, audit investigasi. Siapa yang selama ini yang diuntungkan, dan siapa yang berkepentingan. Silakan saja ditindaklanjuti," ujar Effendi.
"Ini kan hanya pindah tangan dari kartel A ke kartel B. Sudirman Said kan bagian dari kartel B, yang sekarang HSC. Kita juga tidak bisa menutup mata begitu saja, bahwa selama ini ada pihak-pihak yang menikmati Petral," pungkasnya.
http://www.merdeka.com/politik/effendi-simbolon-sebut-sudirman-said-ikut-menikmati-hasil-petral.html